Header Ads

Header ADS

Kesadaran dalam sandiwara

Oleh : Robi'ah Althafunnisa


Apakah makna kebahagiaan
Apakah makna kesedihan
Apakah makna tangisan
Apakah makna lelucon
Jika segalanya bersumber dari satu
ada hal unik melintas dalam benak
Seorang ibu sedang menyalakan TV
tepat di channel ia membuka sedang berjalan
Film hikmah yang berjudul "guru ngaji naik haji"
Ia memperhatikan tiap adegan demi adegan,,,
Ketika seseorang yang berperan sebagai guru ngaji sedang berdoa, ibu ini terhanyut dalam doanya hingga tanpa sadar air matanya meleleh mengalir,
Bahkan ikut sesenggukan,,,
Ketika seorang yg berperan antagonis datang ia ikut marah bukan kepalang,,, atau bahkan mengumpatnya,,,
Ketika istri sang guru ngaji itu hadir dengan penuh kesabaran,ketabahan,kelemah lembutan dan penuh kasih sayang sembari menguatkan sang suami
Si ibu inipun berkaca kaca matanya,,,
Sembari berkata "yaa Alloh indahnya memiliki bidadari dunia seperti istri ustadz itu,, saya mau jadi seperti ituu Gusti"
Ketika sang dermawan datang membawa kabar akan memberangkatkn haji ustadz tersebut karna jasa ustadz tersebut menolong anakny yg hampir tertabrak
Akhirnya si ibu inipun terharuu biru dan berkata "yaa Alloh enaknya jadi orang kaya yg baik hati, jadi bisa membantu orang lain"

Lain ladang lain belalang, dilain cerita ada perkumpulan anak muda yang suka melihat movie, entah korea,taiwan,india,naruto,barat dll apalah apalah namany,,,
Hal yang smaa juga terjadi terbawa suasana didlaam movie atw bahkan mengkaitkan dengan dunia nyata,,,
Kadang ketika saya menyaksikan itu pula saya juga
merasakan apa yg terjadi,,,
Baik itu movie2 ataupun apapun di dunia perfilman hanya satu yg dibutuhkan,
Dzikrulloh....
Bisa tidak merangkai tiap hikmah didalam setiap peran demi peran yg disematkan oleh sutradara di movie itu!
Bisa tidak melihat yg tak nampak dari yang nampak,,,
Smua itu tidak ada yg kebetulan smua itu telah disutradariNya, bahkan pembuatan berjuta juta movie didunia ini smua sudh jauh jauh tertulis dilauh mahfudz sebelum semuanya itu ada,,,
Dan itulah movie terAKBAR sepanjang sejarah kehidupan ini,, ada movie yg megah diatasnya movie movie yg tercipta oleh sutradara manusia,,,,
Lalu pertanyaannya...
Sadarkah kita akan keberadaan movie AKBAR itu?
Sadarkah kita, bahwa diri kita adalah bagian dari actor maupun aktris didalamnya?
Sadarkah kita bahwa smua itu hanya sandiwara dunia yang tak berakhir tanpa adanya pemikiran jiwa dan hati yg jernih tuk mampu menarik helai demi helai benang benang indahNya,,,,
Tuk mampu menarik hikmah demi hikmah yg bersembunyi dari sandiwara smua itu,,,,
Apakah sandiwara akn menjadi nyata?
Selamanya sandiwara hanya akan menjadi sandiwara
lalu mengapa kita terbuai oleh sandiwara sandiwara itu,,,,
Dengan peran kocak kita terbahak bahak,,
Dengan peran cinta, kita jadi romantis nan manis
Dengan peran jahat kita jadi keras membatu dalam kalbu
Dengan peran sayang kita jadi penuh kelemah lembutan,
Bukanlah sandiwara yg menjadi sorotan
Namun reaksi kita akan persandiwaraan itu yg menjadi titik temu yg indah,
Bagaimana reaksimu terhadap segala macam sandiwara itu,,,
Terkecohkah?terlenakah?terperdayakah? Atau justru semakin dewasa nan bijak dalam menjalani berbagai peran didalam movie akbar ini?
Tuhan berbisik penuh tawa atas pertanyaan pertanyaan itu,,,dan dengan nyaring terdengar
"Nak dunia adalah jembatan menuju kampung yg hakiki"
"Dunia tak lain hanyalah setetes air yg jatuh ketika jarimu kau celupkan dalam lautan dan kau angkat, nah tetesan itulah dunia sedangkan lautan itulah kampung akhirat"
" dunia hnya fatamorgana, dunia hanya kesenangan yg menipu"
"Dunia permainan dan sendau gurau"
Aha,, rupanya inilah jebakan batman,,,, kita sering kali terkecoh dg sandiwara dunia tanpa memahami makna sesungguhnya dibalik itu,,,
Tuhan hanya ingin mengujimu nduk,,,
Tuhan hanya ingin tahu, apakah kau meletakkan dunia dihatimu?
hingga keberadaanNya tertutup oleh warna warni dunia?
Tuhan hnya ingin tahu,,,,apakah kau menyelaminya dengan sepenuhnya
Hingga keberadaanNya buram akan cermin hati yg penuh dg debu debu dunia
Tuhan hanya ingin memastikan hatimu masih kosong bersih murni akan hiasan hiasan dunia itu agar Ia dengan leluasa menempati tempat terindah didalam hambaNya
Bukankah Dia slalu ada dihati orang orang yg beriman,,,
Maka perhatikanlah sllau nduk,,, dg adanya sandiwara sandiwara itu,,
jangan sampai memalingkanmu dari cinta yg hakiki,
Jangan sampai memalingkanmu utk senantiasa menomor wahidkan Dia dalam segalanya,
Benar bukan berarti harus dan pasti,surga dan neraka, pahala dan dosa,
Karna benar adalah perkara ketepatan,
Ketepatan dalam segalanya,
Jika dalam Tulisan indah cak nun
Maka Rasulpun memiliki waktu yg tepat
kapan harus hijrah kapan hrs tetap tinggal,
Kapan harus digua hira kapan harus bermasyarakat
Kapan harus dakwah ternag terangan kapan harus dakwah sembunyi sembunyi
Segalanya memiliki ketepatan waktu bagi Tuhan jika hambanya memahami bisikan dan bahasa Tuhan,
Selamat menapaki kampus kehidupan yg indah nan buas
Indah bagi yg merasa indah dan buas bagi yang memahami ngerinyaa dunia ini,
Indah dan buas tak lagi mampu bermakna jika kita terus memahami segalany hnya sandiwara,
Jika demikian maka Tuhanlah satu satuny sumber keindahan didalam menjalani peran peran ini,
Tak ada yang bermakna jika Tuhan tlah menyatu dalam insan,
Hanya hikmah hikmah yg akn dipetik bagi dia pemburu hikmah,
Bagi dia yg melek akan makna yg tersirat dari apa yg tersurat dan yg terplay dalam movie akbar ini,
Selamat berpetualang :)
Semoga Tuhan senantiasa menuntun kita dalam taqwaNya
Dan senantiasa menyandingkan mengumpulkan kita dg terkasihNya dimanapun kita berada,,

RA

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.